Terkadang memaafkan orang yang kita cintai lebih sulit daripada memaafkan teman biasa...
Mengapa demikian?
Karena kepada orang yang kita cintai memiliki keterikatan rasa yang
lebih besar daripada teman biasa. Terhadapnya kita sering memiliki
pengharapan yang lebih besar. Sehingga jika harapan tidak sesuai dengan
kenyataan kita sering kecewa.
Oleh karena itu sederhanakan
dalam pengharapan karena seberapapun dia istimewa di mata kita, dia
tetaplah insan biasa yang tiada luput dari kesalahan..
Memaafkan, memberi kesempatan kedua dan memberi dukungan agar berubah
lebih baik itu lebih mulia daripada menghakimi dan menghukumnya dengan
dendam berkepanjangan...
Minggu, 31 Maret 2013
harusnya kita bisa memaafkan orang yang kita cintai
Terkadang memaafkan orang yang kita cintai lebih sulit daripada memaafkan teman biasa...
Mengapa demikian?
Karena kepada orang yang kita cintai memiliki keterikatan rasa yang lebih besar daripada teman biasa. Terhadapnya kita sering memiliki pengharapan yang lebih besar. Sehingga jika harapan tidak sesuai dengan kenyataan kita sering kecewa.
Oleh karena itu sederhanakan dalam pengharapan karena seberapapun dia istimewa di mata kita, dia tetaplah insan biasa yang tiada luput dari kesalahan..
Memaafkan, memberi kesempatan kedua dan memberi dukungan agar berubah lebih baik itu lebih mulia daripada menghakimi dan menghukumnya dengan dendam berkepanjangan...
Mengapa demikian?
Karena kepada orang yang kita cintai memiliki keterikatan rasa yang lebih besar daripada teman biasa. Terhadapnya kita sering memiliki pengharapan yang lebih besar. Sehingga jika harapan tidak sesuai dengan kenyataan kita sering kecewa.
Oleh karena itu sederhanakan dalam pengharapan karena seberapapun dia istimewa di mata kita, dia tetaplah insan biasa yang tiada luput dari kesalahan..
Memaafkan, memberi kesempatan kedua dan memberi dukungan agar berubah lebih baik itu lebih mulia daripada menghakimi dan menghukumnya dengan dendam berkepanjangan...




